Dunia Kata-Kata Ku

Kumpulan tulisan sendiri dan beberapa tulisan lainnya yang menarik

Aku dan 10 tahun mendatang 26 April 2010

Filed under: Corat-Coret — chimutluchu @ 12:00 AM

Sepuluh tahun mendatang adalah masa penebusanku tuk mimpi-mimpi yang telah ku catat. ada sekitar 70-an mimpi yang telah ku catat hingga saat ini. Masa 10 tahun itu, ku mulai dari sekarang, di saat usiaku 17 tahun 8 bulan.
Aku akan melakukan beberapa hal, yang dapat membantu agar mimpi-mimpiku nantinya dapat terwujud. Salah satunya dengan mengikuti berbagai kursus, seperti kursus bahasa, (terutama, bahasa Jepang dan Bahasa Perancis).
Targetku yang pertama adalah menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga tahun. Selama aku kuliah nantinya, ku akan bekerja untuk mengumpulkan bekal (modal) tuk mewujudkan mimpiku. Aku bertekad ingin mewujudkan mimpiku dengan kerja kerasku sendiri.

Hal pertama yang ingin sekali kulakukan setelah selesai kuliah nanti, adalah keliling dunia, dengan cara backpacker. Sambil berkeliling dunia aku akan mencicipi berbagai jenis makanan khas, berfoto ria, serta mengunjungi tempat bersejarah dan mempelajari kebudayaan mereka. Dengan berkeliling dunia seperti ini, ku berharap bisa mengumpulkan cukup bekal yang bisa aku gunakan nantinya, bila ku kembali ke tanah airku.
Negara yang paling ingin ku tuju nantinya adalah Perancis dan Jepang. Entah kenapa kedua negara itu memikat hatiku. Di Perancis nantinya, ku ingin belajar membuat kue (jadi pettizer yang ahli), menonton drama musikal serta turut andil dalam drama musikal, dan yang paling kuidamkan, yaitu ku ingin berfoto bersama si Nyonya Besar Eiffel.
Kalau di Jepang, ku ingin menikmati bunga sakura yang mekar dan berfoto di antara pohon sakura, mempelajari budaya Jepang, mendaki puncak Fuji, serta mencicipi berbagai makanan Jepang, terutama sushi.

Setelah nantinya aku puas mengelilingi dunia dan mengumpulkan cukup bekal, maka aku akan kembali ke tanah airku, tuk mewujudkan mimpi-mimpiku yang lain.
Yang paling pertama ingin ku bangun adalah pusat makanan. Kenapa pusat makanan ? Ya, karena aku sangat menyukai makanan yang enak-enak, selain aku, seluruh keluarga besarkupun tak bisa terlepas dari makanan, di mana pun kami berkumpul, pasti ada acara makan-makan, dan diskusi seputar makanan. Tak hanya, kaum ibu saja, namun kaum bapak dan anak-anak juga terlihat sangat serius bila sudah membicarakan topik satu ini.
Alasan lainnya, karena aku ingin membahagiakan orang lain dengan makanan. Aku ingin melihat raut wajah mereka berubah menjadi bahagia saat mereka menyantap makanan buatanku, walau sebelumnya mereka tampak begitu sedih.
Pusat makanan itu, akan dipenuhi dengan berbagai olahan coklat, macam-macam kue, es krim, dan berbagai masakan daerah dan masakan lainnya. Makanan itu harus halal, enak, bergizi, dan terjangkau.

Kedua, ku ingin membangun sebuah rumah sakit yang peralatan dan tenaga ahlinya cukup lengakap. Ku akan berusaha untuk menolong semua pasien yang datang tanpa membedakannya dan ku akan menggratiskan biaya pengobatan bagi mereka yang kurang mampu. Hal ini didasari, karena sekarang ini ku melihat para pasien yang kurang mampu tak mendapat pelayanan yang semestinya bahkan meraka tak dilayani, walau mereka mengalami kondisi yang parah. Mereka akan dilayani apabila membayar sejumlah biaya, meskipun mereka menunjukkan surat keterangan tanda tak mampu. Hal ini, mirip seperti sebuah lagu yang pernah aku dengar.

Ketiga, ku ingin menjadi seorang pemimpin. sesuai, dengan pepatah bugis “jadilah seorang pemimpin, walau hanya seorang pemimpin pencuri”, maknanya adalah berusahalah menjadi seorang pemimpin, karena pemimpin adalah orang yang mempunyai kelebihan di bandingkan dengan orang lain. Mungkin ku akan mulai menjadi pemimpin dari perusahaanku sendiri, kemudian menjadi seorang pemimpin masyarakat daerahku, dan yang paling hebat adalah aku ingin menjadi seorang pemimpin bangsa ini (seperti mimpi ayahanda).

10 tahun bukanlah waktu yang singkat, bukan juga waktu yang sangat panjang, dan aku tak tahu apakah aku bisa hidup, hingga semua mimpiku terwujud. namun, aku akan berusaha sekuat tenaga tuk menebus semua mimpiku, kalau bisa As Soon As Possible.

Saat ku menulis ini, hatiku bertanya, apakah semua ini dapat terwujud nantinya, ada sebersit ragu. Namun, semua itu ku tepis sejauh mungkin dan ku teriakkan dalam hati, bahwa “AKU PASTI BISA”. dan Tuhan akan mengiringi langkahku tuk menebus mimpiku.

foto-foto saat bersama… tak lupa cemilannya donk ^_^
yummy

sarapan nan mantap

Iklan
 

Lontara’ Ugi 9 April 2010

Filed under: Semua tentang Bugis — chimutluchu @ 4:43 PM

Aksara Bugis disebut sebagai aksara lotr (lontara’). Karena pada awalnya, media yang digunakan untuk menulis adalah daun lontara’ atau ta (t), bahasa Latinnya, yaitu Borassus flabelliformis. Sedangkan, alat untuk menulis adalah kl (kallang) yang terbuat dari ijuk pohon lontara’ atau enau.

Bentuk lontara’ mengalami beberapa transformasi dari masa ke masa, sehingga terdapat bermacam bentuk. Tetapi, yang umum digunakan hingga sekarang ini adalah lotr aurupu sulp aEp (lontara’ urupu’ sulapa’ eppa), yang berarti huruf segi empat. Hal ini, dikarenakan bentuk dasar huruf tersebut adalah segiempat.


Lontara’
terdiri dari 23 aksara yang disebut ina sure’ (huruf induk) dan 5 ana’ sure (anak huruf) yang berfungsi sebagai huruf vokal atau pembeda diakritik. Ada dua macam ana’ sure’, yaitu tetti’ (titik) dan kecce’
(e—, —o, —E)


Dalam aksara lontara’ tidak terdapat huruf kapital, seperti pada bahasa Indonesia. Sehingga, awal huruf pada sebuah kalimat,
ukurannya saja yang lebih besar daripada huruf lainnya. Selain itu, tidak terdapat tanda titik dua, koma, dan sebagainya. Yang ada hanyalah tanda titik tiga (
.), berfungsi sebagai pemisah antar kalimat.

Pada umumnya, lontara’ Bugis sama dengan lontara’ Makassar. Namun, dalam aksara lontara Makassar, tidak terdapat aksara K(ngka), P(mpa), R(nra), C(nca). Serta, tidak adanya ana sure’ —E

Setiap ina sure’ dapat diimbuhi dangan 5 macam ana’ sure’, yaitu :

1.
Tanda titik di atas (tetti’ ri yase’) berfungsi mengubah bunyi vokal “a” menjadi “i”. Contoh :

k menjadi ki

2.
Tanda titik di bawah (tetti’ ri yawa) berfungsi mengubah bunyi vokal “a” menjadi “u”. Contoh :

k menjadi ku

3.
Tanda di belakang (kecce’ ri munri’) berfungsi mengubah bunyi vokal “a” menjadi “o”. Contoh :

k menjadi ko

4.
Tanda di depan (kecce’ ri yolo) berfungsi mengubah bunyi vokal “a” menjadi “e (vokal e, spt pd kata sate)”. Contoh :
k menjadi ek

5.
Tanda di atas (kecce’ ri yase’) berfungsi mengubah bunyi vokal “a” menjadi “e (vokal e, spt pd kata pesawat “. Contoh :
k menjadi kE

 

Mari Mengenal Bahasa Bugis 7 April 2010

Filed under: Semua tentang Bugis — chimutluchu @ 8:10 AM

Bahasa Bugis, adalah salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia. Bahasa ini, umum digunakan di Provinsi Sulawesi Selatan, terutama di Kabupaten Soppeng. Bahkan digunakan di negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura maupun Brunei. Karena, bahasa Bugis ini dibawa oleh para perantau suku Bugis.

Huruf-huruf dalam bahasa Bugis, disebut lontara‘, terdiri dari 23 aksara dan tidak terdapat aksara atau tanda baca untuk bunyi huruf mati atau konsonan. Sehingga, bisa saja terjadi kesalahan dalammembacanya (penafsiran ganda).

Dalam bahasa Bugis juga terdapat pantun, yang disebut dengan istilah elong maliung bettuanna atau elong pugi. Pantun ini, digunakan untuk menyampaikan sesuatu secara halus. Misalnya, ketika seseorang ingin menolak permintaan dari seseorang yang jabatannya lebih tinggi (namun, hal ini jarang terjadi). Atau untuk mengungkapkan perasaan (seperti rasa suka) kepada seseorang.
Selain itu, para gadis menggunakan pantun untuk menyampaikan isi hatinya, atau menerima ungkapan dari seorang pemuda.

 

Bimbang 6 April 2010

Filed under: Puisi (Poem) — chimutluchu @ 5:00 PM

Terombang-ambing ku
Di tengah laut ketidakpastian
Pijak ku hanyalah perahu kegelisahan

Mual ku rasa
Cairan pahit kehidupan pun
Aku muntahkan

Ke manapun
Pandang ku layangkan
Hanya awan harapan
Tak berujung
Nampak di segala penjuru